Profil lulusan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) diarahkan pada terbentuknya mufasir pemula yang berkepribadian baik, memiliki pengetahuan luas dan mutakhir, serta mampu mengkaji Al-Qur’an dan tafsirnya secara mendalam dan komprehensif. Lulusan memiliki kemampuan menerjemahkan Al-Qur’an secara lafdziyah dan maknawiyah serta menyajikan kandungan tafsir dalam pengembangan ajaran Islam yang moderat dan toleran di masyarakat multikultural. Profil ini membuka peluang kerja sebagai pentashih mushaf Al-Qur’an, pengembang tafsir Al-Qur’an, mufasir, da’i, serta pembina iman dan takwa, dengan gelar akademik S.Ag. (Sarjana Agama) sebagai pengakuan kompetensi keilmuan yang dimiliki.

Selain itu, lulusan juga diproyeksikan sebagai akademisi bidang Al-Qur’an dan Tafsir yang memiliki integritas kepribadian sesuai nilai-nilai Al-Qur’an, kemampuan kerja yang kompetitif, serta penguasaan keilmuan untuk menjawab persoalan masyarakat berbasis studi Al-Qur’an dan tafsir. Lulusan dibekali kemampuan manajerial dan tanggung jawab akademik dalam pengembangan ajaran Islam yang moderat, sehingga memiliki peluang karier sebagai guru, pengasuh atau pengelola pondok pesantren, penyuluh agama Islam, serta penghulu

Profil lainnya adalah asisten peneliti Al-Qur’an dan Tafsir yang memiliki penguasaan pengetahuan dan teknologi penelitian, mampu berkontribusi dalam pemecahan problem masyarakat melalui riset keislaman, serta menjalankan tugas secara profesional berdasarkan etika keilmuan dan keislaman. Kompetensi ini memberikan peluang kerja sebagai peneliti dan konten kreator keislaman, terutama dalam pengembangan kajian Al-Qur’an berbasis riset, publikasi, dan media digital. Dengan demikian, keseluruhan profil lulusan menegaskan bahwa gelar S.Ag. tidak hanya merepresentasikan kapasitas keilmuan tafsir, tetapi juga kesiapan profesional lulusan dalam bidang dakwah, pendidikan, penelitian, serta pengembangan literasi Al-Qur’an di ruang publik